Membongkar Parameter Keberuntungan: Mengapa Usaha Keras Saja Hanya Cukup untuk 50% Rezeki?

Penelitian terhadap anak-anak kembar menunjukkan bahwa “Non-Shared Environment”, istilah ilmiah yang mereka gunakan untuk mendefinisikan Keberuntungan, memiliki peranan antara 30 hingga 50 persen dalam menentukan seberapa berhasilnya dan seberapa mudahnya seseorang dapat meraih keberhasilan demi keberhasilan dalam hidup.

Ini artinya apa? Artinya, terlepas dari semua usaha keras dan taktis yang sudah Anda lakukan, hanya 50 hingga 70 persen dari potensi rezeki yang dapat benar-benar diterima jika Anda hanya mengandalkan usaha fisik. Sedangkan selebihnya, mutlak tergantung pada parameter keberuntungan Anda.

Pertanyaannya sekarang: Apa sebenarnya yang menentukan keberuntungan itu?

Keberuntungan Bawaan vs Keberuntungan yang Berjalan

Tentu kita dapat dengan mudah mengenali keberuntungan yang sehubungan dengan kelahiran itu sendiri.

  • Orang yang terlahir tanpa penyakit atau kecacatan genetik jelas lebih beruntung dibandingkan mereka yang terlahir dengan cacat bawaan.

  • Demikian juga, mereka yang terlahir di dalam keluarga berada, pada umumnya dapat dikatakan lebih beruntung dibandingkan yang terlahir pada keluarga melarat.

Akan tetapi, dengan mengatakan demikian, itu otomatis berarti kita mengakui adanya keberuntungan bawaan, entah itu maksudnya bawaan dari saat pertama terjadinya pembuahan, atau malah bawaan dari roh yang sudah menjalani kehidupan sebelumnya.

Namun, membahas hal tersebut secara mendalam di sini tidak akan memberikan dampak yang berarti pada kelancaran rezeki Anda di hari ini dan masa depan. Mengapa? Karena itu adalah hal yang sudah lama berlalu dan tidak bisa diubah kembali. Yang jauh lebih penting untuk kita bedah adalah: Keberuntungan yang masih berjalan, yang dapat dipengaruhi, atau diubah.

Realita sebagai Ruang Informasi: Analogi Dunia Game

Untuk dapat memahami bagaimana keberuntungan bisa dipengaruhi, Anda perlu mengubah terlebih dahulu sudut pandang Anda terhadap keberadaan ini.

Jika keberadaan ini hanya dilihat secara dikotomi sebagai "fisik dan non-fisik," maka sesuatu yang disebut sebagai keberuntungan hanyalah akan dianggap sebagai akibat dari kejadian-kejadian acak yang kebetulan memengaruhi kejadian berikutnya.

Akan tetapi, jika Anda bisa memandang keberadaan ini sebagai suatu ruang yang berisikan informasi, maka akan sangat mudah untuk memahami bahwa sebagai manusia, kita semua adalah informasi yang terintegrasi dalam unit-unit individu.

Apabila Anda kesulitan memahami konsep ini, coba lihat pada game-game petualangan (RPG). Keseluruhan dunia game itu adalah program, dan program adalah kumpulan informasi. Setiap karakter yang ada di dalam game tersebut adalah unit-unit individu yang keseluruhannya terbentuk dari informasi, sama persis seperti manusia dan seluruh semesta keberadaan ini.

Mengubah Parameter Luck Anda

Dalam game petualangan yang canggih, setiap karakter memiliki parameter keberuntungan (Luck). Parameter inilah yang menentukan seberapa mudahnya karakter tersebut mendapatkan benda-benda berharga. Misalnya, ketika karakter itu membunuh monster, parameter Luck akan menentukan apakah monster tersebut akan menjatuhkan (drop) benda berharga, dan seberapa bernilai benda yang ditemukannya.

Walaupun manusia di dunia nyata tidak benar-benar membunuh monster untuk menemukan harta karun, prinsip dasarnya tetap sama persis: Ada suatu parameter tak terlihat yang menentukan keberuntungan Anda, dan cetak biru parameter ini ditentukan oleh waktu dan tempat kelahiran Anda.

Di dalam budaya Cina, ilmu yang mempelajari tentang parameter keberuntungan sehubungan dengan waktu dan tempat kelahiran ini disebut sebagai Ba Zi (Delapan Pilar Datanya).

Pada artikel berikutnya, kita akan membongkar rahasia algoritma data ini secara lebih mendetail agar Anda tahu cara membaca dan menavigasi parameter keberuntungan Anda sendiri.

Sampai jumpa di artikel ketujuh.